Gratis Tidak Selalu Bebas Pakai
Beberapa waktu lalu, teman saya konsultasi seputar website. Awalnya ia melihat sebuah post di Facebook tentang website yang melakukan integrasi dengan pihak ketiga sebagai sumber datanya.
Berhubung ia sedang hobi mengoleksi sebuah barang, ia terpikirkan sebuah ide untuk membuat website sejenis, tapi sumber datanya dari sebuah aplikasi minimarket. Idenya, ia ingin membuat website untuk menampilkan barang yang dicari ada di minimarket mana aja dan berapa stoknya. Ia sempat meminta Gemini untuk membuatkannya, tapi ia tidak mengerti sama sekali apa yang harus dilakukannya.
Sambil mendengarkannya, saya mencari informasi seputar aplikasi minimarket tersebut. Setahu saya, aplikasi jenis ini tidak akan pernah memberikan API publik secara cuma-cuma, karena tidak ada untungnya bagi mereka. Benar saja, setelah saya cari-cari memang tidak ada.
Saya membaca riwayat chat yang diberikannya, dan memahami betul apa yang disarankan Gemini. Gemini juga membenarkan asumsi saya tentang API publik, dan justru menyarankan cara yang tidak akan saya sarankan karena melanggar kebijakan penggunaan, yaitu via web scraping atau reverse engineering. Kalau pun bisa, data yang diperlukan teman saya ini belum tentu disediakan oleh minimarket tersebut. Bisa jadi hanya tersedia di aplikasi internal.
Saya sempat cek response dari API minimarket tersebut dan memang data yang diperlukan oleh teman saya itu tidak ada. Kalau pun mau diakali, solusinya terlalu kompleks untuk sekedar aplikasi hobi yang dikerjakan oleh orang nonteknis. Effort-nya menurut saya tidak sesuai dengan hasil yang akan didapat. Dan lagi, ini ilegal. Singat cerita, saya tidak menyarankannya.
Ada satu pertanyaan darinya yang cukup menggelitik: "data ini berarti nggak bisa sembarangan diakses ya, padahal gue sebagai customer bisa cek data di aplikasinya secara gratis".
Pertanyaan ini cukup sering terpikirkan oleh orang awam. Padahal, ada PoV lain yang harus diperhatikan, yaitu PoV pemilik minimarket.
Saya jelaskan, bisa diakses secara gratis bukan berarti bisa digunakan secara cuma-cuma. Pemilik Alfamart pastinya ingin semua akses dilakukan via aplikasi karena lebih menguntungkan dari sisi bisnis.
Kalau mereka menyediakan API publik untuk menampilkan stok barang di minimarket terdekat, bisa jadi API tersebut malah digunakan untuk kepentingan lain, seperti analisis kompetitor. Ini kenapa setiap layanan punya kebijakan penggunaan layanan masing-masing untuk melindungi aset mereka, dan bisa dibawa ke ranah hukum kalau kita terbukti melanggar kebijakan tersebut.