17 Juni 2026

Personal Website

Link Threads: https://www.threads.com/@by.adipurnm/post/DZhbhUeksyM


Tujuan saya buat personal website itu sederhana saja: sebagai media publikasi dan sebagai media jualan produk digital.

Versi awal pakai WordPress, karena saya pikir cukup sat-set. Tapi... setelah mengotak-atik dan menulis beberapa artikel, saya memutuskan untuk buat ulang pakai Ruby on Rails.

WordPress memang terkenal akan kemudahannya. Tapi, justru karena itu saya merasa WordPress itu cukup menyebalkan.

  • Supaya bisa jualan produk digital, saya harus install pluugin WooCommerce.
  • Supaya bisa edit halaman dengan lebih leluasa, saya harus install plugin Kadence Block.
  • Supaya bisa integrasi dengan Midtrans, saya harus install plugin Midtrans.

Yang paling gong-nya itu, saya mau nulis block kode dengan syntax highlight, harus install plugin lagi!

Saya pikir, "astaga... dikit-dikit install plugin", lalu kepikiran "kenapa nggak buat sendiri aja ya?"

Momen ini bertepatan dengan rilisnya Lexxy: rich text editor buatan 37signals. Menariknya, Lexxy sudah mendukung block kode dengan syntax highlight, dan integrasinya sangat mudah dengan ActionText bawaan Rails.

Keputusan saya bulat: saatnya migrasi.

Beberapa tulisan di blog-blog lama saya pindahkan ke website baru ini. Dan... yah, jadilah personal website yang sekarang ini. Sebuah personal website yang full custom, lebih sederhana, dan dependensi yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan WordPress.

Bukan berarti WordPress jelek. WordPress bagus kok, dan saya masih pakai untuk klien yang minta dibuatkan website dan perlu sat-set jadi. Hanya saja, saya lebih suka CMS yang minimalis dan kode yang mudah dicustom. Kalau mau nambah fitur baru pun, saya jadinya tinggal pecut AI aja. Tidak perlu install-install plugin lagi.

Oh, dan saya fans SQLite! Lucunya, untuk pakai SQLite di WordPress, tetap harus install MySQL dulu, lalu install plugin SQLite Database Integration 😃️

Di Rails, SQLite itu jadi default database. Nggak perlu setup sana-sini lagi. Ini salah satu alasan juga yang memantapkan saya untuk migrasi.

#Threads


Tulisan lainnya