Growth Mindset
Suatu waktu, saat saya selesai bekerja. Saya dan istri bercengkerama di ruang tengah bersama anak yang tengah asyik bermain. Kami membahas banyak hal, salah satunya adalah kesibukan istri mencari pundi-pundi rupiah lewat jalur content creator.
Istri bercerita, rupanya mencari rupiah lewat jalur content creator itu sangat sulit. Sudah berbagai platform ia coba: Capcut, TikTok, Instagram, Facebook, Shopee, tapi hasilnya masih jauh dari harapan. Kadang ia ingin menyerah saja dan kembali bekerja. Tapi keinginannya ini selalu urung karena ingat anak. Jika ia bekerja juga, siapa yang akan mengurus anak? Lagipula, menjadi full ibu rumah tangga adalah keputusannya sendiri setelah melahirkan. Kami sudah sama-sama sepakat.
Di sisi lain, keadaan memaksa kami berdua untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Makanya, ia memutuskan untuk mendalami dunia perkontenan. Doanya tetap sama: semoga bisa menghasilkan 1 juta sehari lewat jalur ini. Saya mengaminkan, karena sejatinya tidak ada yang mustahil bagi-Nya.
"Kapan ya bisa menghasilkan satu juta sehari?" tanya istri. "Kok rasanya lama banget sampai titik itu," tambahnya. Saya termenung sambil menyusun kalimat dengan hati-hati untuk memberikan sedikit motivasi.
"Kalau gampang, semua orang udah jadi orang kaya," jawab saya. "Semua butuh proses. Nikmati aja prosesnya. Jangan terburu-buru ingin dapat penghasilan satu juta per hari."
"Pelajari dulu sistemnya. Pelajari polanya. Pelajari mana konten yang works, mana yang nggak. Lalu, perbanyak konten yang works sambil eksplorasi jenis konten lain, siapa tau ada jenis konten yang works juga." "Pelajari juga komposisi dari sebuah konten yang viral. Hook-nya, penyampaiannya, pokoknya semua yang berkaitan dengan konten itu", tambah saya.
Istri manggut-manggut. "Iya juga ya, nanti dicoba deh. Makasih sayang masukannya," jawab istri. "Sama-sama sayang, tetap semangat ya ngontennya," ucap saya. Obrolan pun beralih ke topik lain.
Saran itu saya sampaikan karena saya tidak ingin istri saya punya mentalitas serba instan. Apa-apa ingin diperoleh dengan mudah. Saya ingin menanamkan growth mindset kepadanya, karena kita hidup di masa di mana perubahan itu sangat cepat terjadi.
Pasalnya, kita ngonten itu sangat bergantung pada algoritma platform yang bisa berubah sewaktu-waktu. Bisa jadi cara-cara instan itu tidak berlaku pada algoritma yang baru. Kalau tidak punya growth mindset, perubahan algoritma bisa jadi membuat istri malas bahkan berhenti untuk ngonten. Semua waktu yang sudah dihabiskan untuk ngonten tidak menghasilkan apa-apa.
Saya percaya bahwa ngonten itu marathon, bukan sprint. Tidak perlu terburu-buru untuk menikmati hasilnya. Nikmati saja prosesnya. Dapatkan feel-nya. Gimana menurutmu? Sharing di reply ya!
Tulisan lainnya