Atur Budget Liburan Tanpa Takut Boncos

Rencanakan alokasi biaya, pantau pengeluaran selama liburan, dan evaluasi hasilnya untuk perjalanan berikutnya.

Rp99.000 Rp75.000

Beli sekali, pakai berkali-kali tanpa biaya langganan.

TripKit: Atur Itinerary Liburan

Liburan itu seru. Sampai kamu sadar budget-nya jebol.

Kamu berangkat dengan budget Rp5 juta. Pulang-pulang, ternyata habis Rp6 juta. Padahal rasanya kamu nggak boros.

Lalu uang Rp1 jutanya ke mana?

Bukan karena kamu boros. Kamu cuma merencanakan liburan berdasarkan asumsi.

"Aku punya saldo 5 juta. Sepertinya cukup untuk liburan ke Solo bareng istri dan anak selama 4 hari 3 malam."

Hitungan kasarnya memang terlihat cukup. Tapi saat liburan benar-benar dijalani:

– Hotel ternyata terlalu jauh dari tempat wisata, jadi harus keluar biaya transport tambahan.

– Oleh-oleh yang dibeli ternyata lebih banyak dari perkiraan.

– Tiket kereta yang diincar sudah habis, sehingga harus memilih rute atau jadwal lain yang lebih mahal.

– Anak ternyata sudah masuk usia wajib tiket, tapi kamu lupa memasukkannya ke dalam budget.

Satu-satu kelihatannya kecil. Tapi ketika semuanya dijumlahkan, budget Rp5 juta tadi ternyata tidak cukup. 

Akhirnya harus ambil uang dari tabungan. Dan kalau setiap liburan seperti ini, tabungan akan terus terkuras.

Beres liburan bukannya merasa puas, malah pusing menghitung pengeluaran.


Rencanakan liburan berdasarkan angka, bukan feeling.

TripKit membantu kamu mempersiapkan itinerary dan budget liburan dengan lebih realistis.

Sebelum berangkat, kamu bisa mencatat estimasi biaya untuk:

01

Penginapan

02

Tiket

03

Transportasi

04

Makan

05

Belanja

06

Dan lain sebagainya

Jadi bukan sekadar:

"Liburan ke Solo: Rp5 juta."

Tapi kamu tahu uang Rp5 juta itu akan digunakan untuk apa.

Selama liburan, kamu juga bisa memantau pengeluaran.

Sudah keluar berapa?
Masih ada berapa?
Kategori mana yang sudah mendekati budget?

Dengan begitu, kamu bisa lebih sadar sebelum pengeluaran kecil berubah menjadi budget yang jebol.

Setelah pulang, evaluasi.

Apakah pengeluaranmu lebih kecil dari budget? Pas? Atau malah melebihi alokasi? Catat hasilnya. Karena liburan berikutnya tidak harus dimulai dari nol.

Kamu bisa menggunakan pengalaman dari perjalanan sebelumnya untuk membuat estimasi yang lebih akurat.

Plan → Track → Evaluate → Plan better.

Beli sekali, pakai berkali-kali.

TripKit bukan langganan. Tidak ada biaya bulanan. Tidak perlu juga menyewa server.

Cukup beli sekali, lalu gunakan TripKit untuk liburanmu berkali-kali tanpa biaya tambahan.

Harganya bahkan kurang lebih seperti sekali nongkrong di kafe bersama istri dan anak. Tapi manfaatnya bisa kamu bawa ke setiap perjalanan berikutnya.

Liburan seharusnya bikin happy, bukan overthinking karena overbudget.

Jangan lagi mengandalkan "kayaknya cukup."

Rencanakan itinerary. Hitung budget. Pantau pengeluaran. Evaluasi hasilnya.