Traktir Saya Jajan
Rp5.000Seorang remote worker yang sehari-harinya ngoding dari rumah, kadang pindah ke kafe untuk cari suasana baru, dan menghabiskan weekend dengan kulineran bersama keluarga sambil berbagi cerita lewat konten yang kini menjangkau ribuan orang.
Sebagai seorang remote worker, mayoritas waktu saya habiskan di rumah, tepatnya di kamar depan yang saya sulap menjadi ruang kerja alakadarnya. Mengetikkan baris-baris kode, mengrenyitkan dahi ketika ada error atau bug yang tidak masuk akal, atau tersenyum puas setelah berhasil memecahkan teka-teki misterius tersebut.
Sesekali, saya bekerja di luar rumah. Entah itu di salah satu kafe yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah, atau di tempat-tempat lain yang mendukung untuk bekerja. Ini saya lakukan kalau saya sedang ingin mencari suasana baru.
Saat weekend, saya biasanya menghabiskan waktu bersama keluarga. Prinsip kami: pokoknya weekend harus keluar rumah. Karena, Senin sampai Jumat di rumah terus itu rasanya sumpek sekali.
Kegiatan kami saat weekend sebagian besar tidak akan lepas dari kuliner. Seblak, bakso, mie ayam, hingga seafood dan makanan-makanan khas atau "aneh" lainnya sudah bisa dipastikan menjadi target kuliner kami.
Ya, kami adalah keluarga yang suka kulineran.
Aktivitas kuliner kami didokumentasikan di Instagram dan TikTok, dan tidak menyangka konten-kontennya akan cukup sering FYP dengan views ribuan hingga puluhan ribu.
Kamu bisa jadi diarahkan ke halaman ini setelah ketika hendak mendapatkan produk digital yang saya buat dan jual secara gratis. Kamu mungkin saja tertarik untuk memberikan dukungan, mungkin juga tidak, atau mungkin hanya sebatas penasaran dengan halaman ini.
Tidak apa-apa. Silakan lakukan sesukamu.
Yang pasti, saya suka ngoding, membuat produk digital, ngopi, dan kulineran. Kalau kamu membeli produk ini sebagai bentuk dukungan, saya ucapkan terima kasih banyak. Semoga Allah melipatgandakan kebaikanmu, aamiin 🤲
Traktir Saya Jajan
Rp5.000