DigiDig: Toko Online Produk Digital Milik Sendiri

Rp999.000 Rp799.000

DigiDig adalah source code toko online untuk produk digital yang berjalan di domain dan server kamu sendiri. Pembayaran masuk langsung ke rekeningmu tanpa potongan platform, email berisi link download terkirim otomatis, dan semua data pelanggan sepenuhnya milikmu.

Beli produk ini

Pernah jualan lewat link-in-bio, lalu sadar setiap transaksi dipotong 5 sampai 10 persen, plus langganan bulanan yang tidak pernah berhenti? Itu model bisnis platformnya, bukan kebutuhan kamu. DigiDig hadir sebagai alternatifnya: website toko online + blog milik sendiri, di domain sendiri, tanpa potongan transaksi, tanpa langganan software.

Satu langganan LYNK Pro Rp99 ribu per bulan, dan kamu tetap kena biaya transaksi 5% sampai 3%. Belum lagi biaya penarikan dan batasan halaman yang cuma 5. DigiDig membalik logikanya: kamu bayar sekali untuk dibangunkan, website-nya jadi milik kamu selamanya, dan hasil penjualan masuk ke rekening kamu, sisanya cuma biaya gateway dan penarikan bank.

Kenapa DigiDig?

  • Tanpa potongan transaksi. LYNK memotong 10% di paket gratis dan 5% di paket Pro. Di DigiDig, platform tidak memotong sama sekali. Yang tersisa cuma biaya gateway pembayaran Midtrans: Rp4.000 per transaksi untuk virtual account, 0,7% untuk QRIS, plus Rp5.000 per penarikan dana ke rekening. Itu biaya bank, bukan keuntungan platform.
  • Bukan langganan, tapi aset. LYNK Rp99 ribu per bulan, selamanya. DigiDig cuma butuh sewa VPS mulai ±Rp35 ribu per bulan, jadi setahun sekitar Rp420 ribu, kurang dari setengah biaya LYNK Pro. Penyimpanan file dan email juga jalan di tier gratis (Cloudflare R2, Brevo), cukup untuk toko yang baru mulai. Source code diserahkan ke kamu: boleh dimodifikasi sesuka hati sesuai kebutuhan, cuma tidak boleh diperjualbelikan lagi. Kalau suatu saat kamu berhenti membayar server, datanya tetap milik kamu.
  • Website penuh, bukan bio page. Bukan 2 sampai 5 halaman seperti paket LYNK, tapi toko lengkap dengan halaman tak terbatas: produk, blog, kontak, kebijakan. Plus, blog bawaan yang bisa kamu isi dengan konten untuk SEO dan menarik pembeli organik, sesuatu yang platform link-in-bio tidak sediakan.
  • Langsung jadi, tidak perlu belajar apa-apa. LYNK mudah karena isinya cuma link di bio. DigiDig dikembangkan khusus buat kamu: domain, pembayaran, dan pengaturan dibereskan dari awal; kamu tinggal mengisi produk dan postingan dari panel admin berbahasa Indonesia.
  • Branding dan domain sendiri. Tidak ada logo LYNK, tidak ada URL asing. Pengunjung langsung membuka domain kamu. Karena ini website biasa, Google Analytics dan Meta Pixel juga tinggal dipasang sendiri, tanpa perlu upgrade paket. Tampilan juga tidak terbatas pada template: LYNK menyediakan kustomisasi tampilan di paket Pro; di DigiDig, kamu bebas sampai level custom CSS.
  • Support langsung, perawatan, dan fitur baru kami menangani. Di LYNK, permintaan khusus cuma ada di tier termahal (Brandpreneur) dengan harga custom. Di DigiDig, update dan perawatan aplikasi kami yang pegang, dan kalau butuh fitur tertentu tinggal dikembangkan. Kamu tidak perlu menunggu roadmap platform.

Cocok buat kamu yang…

Mulai dari link di bio, tapi siap jualan lebih serius: kreator yang menjual e-book, template, atau kelas lewat link di bio dan mulai keberatan dengan biaya dan batasan halaman; UMKM yang ingin punya toko online di domain sendiri; atau siapa saja yang ingin punya aset digital yang tidak bisa diambil oleh platform.

Detail

Self-hosted di satu VPS (1 GB RAM cukup), SQLite tanpa perlu Redis atau Postgres, Midtrans untuk pembayaran, penyimpanan file di Cloudflare R2, panel admin berbahasa Indonesia untuk mengelola produk, pesanan, blog, dan pengaturan. Data dan kode ada di tangan kamu, bukan di server platform.

Kalau link-in-bio mulai terasa sempit dan kamu siap punya toko yang benar-benar milik sendiri, DigiDig mungkin jawabannya.


Perbandingan harga: DigiDig vs LYNK


LYNK Free

LYNK Pro

LYNK Brandpreneur

DigiDig

Biaya bulanan

Rp0

Rp99rb / bulan

custom (lebih mahal dari Pro)

±Rp35rb / bulan (sewa VPS), tanpa langganan software; Cloudflare R2 gratis sampai 10GB pertama, Brevo gratis 300 email/hari

Biaya setup

-

-

-

sekali bayar, source code diserahkan (boleh dimodifikasi, dilarang diperjualbelikan)

Fee transaksi

10%

5% (turun ke 3%)

sampai 1%

0% untuk platform, + biaya gateway Midtrans: VA Rp4.000/transaksi, QRIS 0,7%

Biaya penarikan dana

Rp5rb / kali

gratis

gratis

Rp5.000 / penarikan (Midtrans, per transfer ke rekening)

Jumlah halaman

2

5

5 (custom request)

tak terbatas

Domain sendiri

Logo platform

wajib tampil

bisa dihapus

bisa dihapus

tidak ada

Custom appearance

✔ bebas, sampai level custom CSS

Blog + SEO

✔ (bawaan)

Fitur custom

✔ (custom request, harga custom)

✔ bisa dikembangkan sesuai kebutuhan

Analytics/pixel

dipasang sendiri (GA, Meta Pixel), gratis

Contoh hitungan: penjualan Rp10 juta per bulan


LYNK Free

LYNK Pro

DigiDig

Biaya platform / bulan

10% × 10jt = Rp1.000.000

Rp99rb + 3% × 10jt = Rp399.000

±Rp35.000 (sewa VPS)

Biaya platform / tahun

Rp12.000.000

±Rp4.800.000

±Rp420.000

Selisihnya tidak kecil. Dengan LYNK Free, setahun kamu kehilangan Rp12 juta cuma untuk biaya. Dengan DigiDig, biaya platform setahun cuma ±Rp420 ribu, jauh di bawah LYNK Pro (Rp1,19 juta), apalagi LYNK Free, dan penjualan lebih besar berarti selisihnya makin jauh. Sisanya cuma biaya gateway pembayaran (VA Rp4.000/transaksi, QRIS 0,7%) dan Rp5.000 per penarikan dana. Itu biaya bank, bukan keuntungan platform. Biaya penarikan itu per penarikan, bukan per transaksi: kalau kamu tarik dana sebulan sekali, cuma Rp5.000 per bulan, setara dengan paket gratis LYNK.

Catatan:

  • Sewa VPS mulai ± Rp35rb/bulan (1 vCPU, 1 GB RAM), cukup untuk spesifikasi DigiDig.
  • Cloudflare R2 gratis untuk 10 GB penyimpanan pertama, dan Brevo gratis untuk 300 email per hari. Keduanya cukup untuk toko yang baru mulai.
  • Biaya Midtrans: Rp4.000 per transaksi untuk virtual account, 0,7% untuk QRIS, dan Rp5.000 per penarikan dana ke rekening bank (Rp2.500 ke GoPay). Sumber: halaman pricing Midtrans.
  • Contoh hitungan LYNK Pro memakai fee transaksi 3% (tarif terendah); tarif aktual tergantung ketentuan LYNK.