adipurnm

adipurnm's log

July 25, 2019

Penyebab Hidup Terasa Hampa

Ada sebuah kalimat yang mengatakan kurang lebih begini: lakukanlah apa yang kamu ingin lakukan. Do what you want to do, kalau dalam bahasa Inggris. Kumaha maneh, kalau dalam bahasa Sunda.

Tapi pernah gak sih, kita merasakan, kayaknya masih ada yang kurang gitu, atau hampa, setelah kita melakukan si “kumaha maneh” ini? Dan kita gak tau, kurang apa lagi, kurang di sebelah mana lagi.

Pernah?

Aku sih YES.

Selama masa-masa hampa ini, saya terus berpikir, merenung, apa ya hal yang masih kurang ini. Semakin saya berpikir, semakin saya tidak menemukan jawaban atas pertanyaan saya tersebut.

Suatu waktu, ketika saya sedang streaming Youtube, ada sebuah video kajian dari salah satu ustadz yang isinya kurang lebih menyinggung soal perkara yang saya alami. Kalimatnya kurang lebih begini:

Jika kamu merasa hidupmu hampa, mungkin kamu sudah melupakan 2 hal, yaitu melupakan Allah dan melupakan kematian.

Deg!

Statement itu bener-bener mengena bagi saya. Hati kecil saya berkata bahwa inilah yang selama ini saya cari-cari. Astaghfirullah…

Mungkin sebagian kita ada yang berpikir begini: “ah, ngapain mikirin mati, takut!”, atau begini: “ah, masih muda ini, nikmatin masa muda lah!”. Saya bahas yang pertama dulu ya.

Jika kita masih takut mikirin kematian, maka harusnya kita lebih takut sama apa yang akan kita bawa setelah kita mati. Shalat kita mungkin masih “belang-betong” atau belum sempurna. Shaum Ramadhan kita juga mungkin masing bolong-bolong, atau kalo gak bolong-bolong pun, ya alakadarnya. Sekedar menahan lapar dan haus. Ibadah-ibadah kita yang lainnya pun mungkin masih belum benar.

Coba pikirkan, apa gak malu kalo nanti kita menghadap Allah dengan amalan yang segitu-gitunya? Dan lagi amalan kita belum tentu diterima? Apa gak takut tuh?

Hal ini juga nyambung ke poin selanjutnya: nikmatin masa muda. Menurut saya, gak ada salahnya menikmati masa muda. Yang salah adalah terlalu menikmati masa muda, sampai-sampai tidak mempersiapkan bekal akhirat.

Cuy, kematian gak memandang umur, kan?

Nih, ada sebuah video kajian dari ustadz Adi Hidayat. Judulnya emang terkesan gak nyambung, tapi menit-menit awal kurang lebih mewakili apa yang saya maksud. Kalo mau ditonton full, lebih bagus lagi.

https://www.youtube.com/watch?v=Dqu7ssM0N_o

Terakhir, semoga tulisan ini menjadi pengingat, khususnya bagi saya sendiri, umumnya yaa buat para pembaca yang budiman, tatkala kita mulai merasa hampa dalam menjalani kehidupan sehari-hari kita. Semoga bermanfaat.

Balas melalui email.