adipurnm

adipurnm's log

October 19, 2016

Tentang Fitur Group Call Line

Note:
Tulisan ini saya sunting untuk mengganti kata “gue” jadi “saya” untuk alasan konsistensi.


As we know, Line sekarang punya fitur group call, yang memungkinkan orang-orang yang tergabung dalam multichat atau dalam sebuah grup bisa menelpon bersama-sama dalam satu waktu.

Fitur ini memang terdengar keren, tapi pertanyaannya: apakah fitur ini efektif? Suatu waktu saya pernah mencoba fitur ini bareng temen-temen saya, sekitar 10 orang, dan kesimpulan yang saya dapet adalah, fitur ini kurang efektif.

Berikut ini ada beberapa alasan kenapa saya bilang fitur group call kurang efektif:

  1. Terkadang ketika berbicara, terdapat delay sehingga yang kita bicarakan baru terdengar oleh yang lainnya setelah 2-3 detik, sehingga cukup mengganggu topik pembicaraan yang sedang berlangsung
  2. Jika salah satu atau lebih dari seorang anggota group call lagi ada di tengah keramaian, maka bisa dibayangkan, pasti bakal ngeganggu banget ke topik pembicaraan yang sedang berlangsung.
  3. Terkadang suara yang dihasilkan tidak jelas, sehingga harus beberapa kali mengulang perkataan.
  4. Jika hanya 10-20 orang mungkin masih bisa dibilang efektif, jika koneksi internetnya bagus dan para peserta group call ga lagi ada di keramaian. Tapi bagaimana jika orang yang ikut group call ini mencapai ratusan? 100 orang misalnya, atau paling mentok 200 orang?

Jika berbicara soal efektivitas, maka saya lebih setuju kalau chat biasa aja dan voice note lebih efektif ketimbang group call. Alesannya adalah sebagai berikut:

  1. Jika ada yang telat gabung sebuah diskusi, mereka masih bisa mengikuti diskusi yang udah lewat dengan baca-baca chat atau play voice note.
  2. Ga bikin keos. Ya mungkin untuk beberapa kasus bisa bikin keos, misalnya beberapa orang ngechat dalam waktu bersamaan. Tapi setidaknya ini ga berisik seperti group call.

Tapi bakalan lebih efektif lagi kalau ketemuan secara langsung. Maksud saya, jika pengen ngadain suatu diksusi kenapa harus via group call atau chat, selama diskusi secara langsung masih bisa dikondisikan waktu dan tempatnya? Kita hanya perlu meluangkan waktu, tenaga, dan pemikiran untuk berdiskusi secara langsung. Apa susahnya?

Balas melalui email.