Jangan biarkan AI merampas kesenanganmu
Di era AI sekarang ini semua orang sepertinya berlomba untuk mengautomasikan apapun yang bisa diautomasi. Termasuk dua hal yang sangat saya sukai: coding dan writing.
Tapi, sepertinya saya nggak termasuk dari orang-orang tersebut. Alasannya sederhana saja: karena saya masih senang coding dan menulis.
Bukan saya anti terhadap AI. Hanya saja, saya menggunakan AI saat ini hanya sebatas sebagai advance search engine. Apa yang belum saya pahami atau ketahui, saya tanya AI untuk penjelasan lebih lanjut.
Saya merasa ada sesuatu yang salah kalau menyerahkan semuanya kepada AI. Terutama, menyerahkan coding dan menulis.
Ya, memang pekerjaan selesai lebih cepat. Tapi, di sisi lain saya kehilangan kesenangan ketika menulis baris-baris kode atau kata per kata.
Saya nggak mau kehilangan kesenangan-kesenangan itu untuk alasan produktivitas. Apalagi, kalau hanya sebatas personal project atau menulis di personal blog.
Saya pernah coba coding pakai AI untuk fix tampilan. Bukannya produktif, tapi justru malah nggak kelar-kelar. Lebih cepat saya edit sendiri.
Disamping alasan kesenangan, pengalaman seperti ini juga yang membuat saya memutuskan untuk tidak (atau belum) menyerahkan coding kepada AI.
“It’s fun to be competent”, kalau kata DHH.
Balas melalui email.