Terima kasih atas satu tahun ini, Gawéeun...
Setelah satu tahun lebih menggunakan Gaweeun, dengan berat hati saya harus menonaktifkan Gawéeun.
Ada beberapa alasan, diantaranya:
- saya sendiri udah jarang pakai
- nggak ada user lain yang pakai
- saya ingin menghemat resource server
Saya menemukan workflow yang lebih sederhana dan minim budget untuk personal task management. Pernah dengan plain text productivity? Nah, sekarang saya all-in ke sana.
Keputusan ini saya ambil setelah berkontemplasi. Saya jadi sadar, ternyata saya hanya perlu file plain text sebagai productivity tool.
List todo? Bisa pakai format todo.txt.
Note-taking? Plain text sangat cocok: simple dan tanpa basa-basi. Langsung ketik aja.
Perlu todo atau note-taking yang bisa sync antardevice? Google Keep solusinya.
Todo berulang? Gampang. Cukup bikin template todo, lalu copy-paste tepat pada tanggal berulang tersebut.
Semua aktivitas plain text productivity ini bisa dilakukan oleh satu aplikasi saja: Markor. Kabar baiknya, aplikasi ini 100% gratis dan tanpa iklan.
Markor udah menyediakan fitur todo.txt dan note-taking out of the box. Ada tab To-do dan QuickNote yang sudah siap digunakan saat aplikasi dibuka.
QuickNote
To-Do dengan format todo.txt
Kalau nggak lagi depan laptop, saya suka bikin tulisan blog pakai Markor. Saya pernah bahas di tulisan saya yang satu ini. Workflownya memang terkesan ribet, tapi usia blog kita bisa hidup sampai ribuan tahun!. Saya rasa sangat worth it terutama bagi saya yang ingin tulisan saya tetap eksis sampai akhir internet.
Balik lagi ke Gawéeun.
Sebagai gantinya, saya memutuskan untuk meng-open-source-kan Gawéeun. Source code nya bisa diakses di sini. Bisa di-self hosting di server atau di local kalian masing-masing, atau sekadar project untuk belajar Ruby on Rails.
Kalau mau self-host di server, saya sarankan pakai Dokku karena lebih simple. Saya bikin tutorial deployment nya di sini.
Kalau ada kendala, bisa hubungi saya via email aja ya.
Terima kasih!
Balas melalui email.