adipurnm

adipurnm's log

October 26, 2025

Ganti smart watch ke feature watch

Dulu, ada salah satu smart watch yang cukup viral di TikTok. Yang bikin menarik, harganya sangat murah. Kualitasnya juga oke.

Makanya saya tertarik dan beli.

Saya seperti orang FOMO. Setiap olahraga selalu pakai smart watch. Menatap takjub angka-angka kuantitatif pada layar smart watch: jumlah langkah, jumlah kalori yang terbakar, heart rate, dan lama waktu berolahraga. Connect ke Strava lalu update status habis lari sekian kilometer dengan pace sekian km per jam.

Sampai akhirnya saya mikir, untuk apa semua angka-angka ini?

Apakah saya benar-benar membutuhkannya?

Jujur saja, saya jarang melihat lagi angka-angka tersebut setelah selesai olahraga. Tidak ada evalusasi rutin. Tidak ada target khusus. Hanya ingin membakar kalori selama periode tertentu.

Tujuan lainnya semata-mata supaya bisa memberi tahu orang-orang di media sosial bahwa saya udah olahraga, yang mana, orang-orang sebenarnya nggak peduli juga.

Yang lebih menyebalkan itu sebenarnya delaynya itu.

Kita tahu sendiri, layar smart watch defaultnya akan mati, dan akan hidup kalau kita melakukan gestur melihat jam tangan. Pada beberapa kesempatan, terkadang smartwatch gagal mendeteksi gestur tersebut.

Saya harus mengulang untuk kedua kalinya, hanya untuk melihat jam berapa sekarang.

Saya pikir “oke, saya udah cukup dengan ini”.

Jadi, sekitar dua minggu lalu, saya beli “feature watch” di salah satu platform ecommerce, dengan selisih harga yang cukup kecil dengan harga smart watch.

Hasilnya? Jauh lebih memuaskan.

Tidak ada delay hanya untuk melihat jam berapa sekarang.

Tampilan utama menampilkan apa yang seharusnya ditampilkan alat penunjuk waktu: jam, menit, detik, tanggal, bulan, dan hari. Tidak ada jumlah langkah. Tidak ada heart rate. Hanya waktu. Dan itu sangat, sangat, sangat cukup.

Mode lain pun tersedia. Alarm? Ada. Timer? Ada juga. Bisa dipakai juga buat pengingat ketika olahraga.

Tampilan juga nggak kalah stylish dengan tampilan smart watch.

Feature watch

Sehingga, nggak ada alasan lagi bagi saya untuk tetap pakai smart watch. Feature watch, untuk kasus saya pribadi, sudah sangat cukup.

Dan mungkin buat kamu juga.

Untuk kasus jam tangan, saya mencoba menerapkan salah satu prinsip dalam pemrograman: Single Responsibility Principle. Bahwa setiap alat hanya boleh melakukan satu dan hanya satu tanggung jawab, yaitu menampilkan informasi waktu. Nggak kurang, nggak lebih.

Balas melalui email.